Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.)

Posted: 26 Juni 2010 in Buah-buahan

Tanaman ini aslinya mungkin berasal dari Maluku. Yang sekarang ada di Afrika, dibawa dari pulau Timor pada tahun 1793, awalnya ditanam di Zanzibar. Pada akhir abad ke 19 dibawa ke Queensland Australia.

Belimbing wuluh (BW) biasanya dipakai untuk sayur. Selain itu dipakai sebagai obat tradisional, biasanya untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi), rematik, batuk, jerawat. Beberapa hasil penelitian dapat menunjukkan BW berpotensi sebagai anti bakteri (anti septik) yang dipakai sebagai obat luar. Hal ini disebabkan BW mengandung luteolin dan apigenin. BW juga mengandung saponin, tanin dan steroid/triterpenoid (minimal sebagai anti oksidan). Rasa asam dari BW karena BW mengandung asam oksalat (oxalic acid) dan asam askorbat (ascorbic acid) atau vitamin C. Makin matang BW dan pada musim kemarau, makin tinggi kadar vit. C-nya. BW yang masih muda asam oksalatnya lebih tinggi.

Vitamin C, kita perlukan untuk mencegah penyakit Scurvy. Gejala kekurangan vit. C (scurvy), yaitu adanya perdarahan di gusi, dan dibawah kulit sekitar paha dan bagian badan lainnya. Semua binatang, kecuali kera dan guneapig tidak perlu diberi vit. C, karena binatang tersebut bisa membuat sendiri dalam tubuhnya. Apabila kita terlalu banyak mengkonsumsi vitamin C, maka dalam urine kita akan didapatkan vitamin C (kelebihan dari kebutuhan) dan asam oksalat. Orang yang dalam familinya mudah menderita kencing batu, tidak boleh mengkonsumsi terlalu banyak vitamin C (misalnya lebih dari 2 gram perhari), karena bisa membentuk batu kalsium oksalat dalam urinenya. Dalam BW vit. C hanya sedikit sekali, yaitu 16 mg dalam 100 gr BW. BW juga mengandung kalsium, zat besi dan vitamin B, namun jumlahnya sangat kecil.

Untuk tekanan darah tinggi, dianjurkan mengambil tiga buah BW, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya, rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum setelah makan pagi. Ini hanya dianjurkan bagi penderita tekanan darah tinggi ringan, sistolik kurang dari 150 dan diastolik kurang dari 95 mmHg. Berapapun tekanan darah anda, dan apapun obat anda, hasilnya harus dicek (kontrol).

Sumber URL

1. M.Hanafi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s